2010-09-09 09:19:39
 

Mutiara kata :

" You may be disappointed if you fail, but you are doomed if you do not try.
By: Beverly Sills "





 


  Terdapat: 1 Halaman Database Lirik KLa Project [10 records]
  Search result page 1 [1 - 10]:


;
  Database Klip dan Artikel KLa Project ....
"Calon Bayi Adi `KLa` Adrian Suka Menendang-nendang"


Bintang - 0000-00-00
``MOGA-MOGA tahun depan dia hamil lagi,`` begitu mungkin pikir tukang ikan bakar (sea food) di kawasan Melawai, Blok M. Betapa tidak. Sejak hamil, Lia Martinelly doyan makan di sana. Nyaris tiap hari. Sampai-sampai, Adi -KLa- Adrian, suaminya, bilang, ``Dua minggu pertama sih asyik. Tapi lama-lama, busyet, eneg juga!`` Habis bagaimana, namanya juga ngidam. Calon anak pertama, pula. Jadi harus dituruti kan?

Menikah pada 15 Desember 1995, kini usia kandungan Lia sudah memasuki bulan ke-7. Kendati begitu, baik Adi maupun Lia tidak merasa perlu buru-buru mengetahui jenis kelamin sang janin. ``Memang, pada bulan ke-6, jenis kelamin sudah bisa diketahui dengan USG. Tapi dokter saya bilang, lebih baik nanti saja kalau sudah genap 7 bulan. Biar lebih pasti,`` kata Lia. Menurut wanita berdarah Sunda-Jawa-Belanda ini, tanggal 17 adalah jadwalnya berkunjung ke dokter kandungan. Jadi, ketika tabloid ini sampai di tangan pembaca, kemungkinan besar Adi dan Lia sudah bisa mengetahui, sehingga bisa mereka-reka nama yang cocok. Tapi, ``Eh, kita belum nyiapin nama buat anak cowok ya, Di?`` ujar Lia pada suaminya.

Sebelum menikah, Lia terbiasa sibuk. Selain bekerja di sebuah perusahaan yang bergerak di bisnis musik dan advertising, ia pun pernah memenejeri kelompok vokal Tiga Dara (Ita Purnamasari, Paramitha Rusadhy, dan Sylvana Herman). Kini, sejak jadi Nyonya Adrian, ia menghentikan semua aktivitas. Biarpun begitu, kebiasaan lamanya, jalan-jalan, tetap dilakukan. ``Biar perut sudah `gendut` begini, saya tetap jalan-jalan. Tapi, kaki saya nggak bengkak atau varises, tuh. Dokter saya juga salut,``katanya, sambil memandang kakinya.

Ngomong-ngomong soal kaki, barangkali mereka bakal punya anak yang suka sepakbola atau main drum. Habis, menurut Lia, bayi dalam kandungannya suka menendang-nendang. Sudah begitu, makannya banyak pula. Lho, kok bisa? Ceritanya begini. Seiring kandungan yang semakin membesar, semakin sering pula Lia merasakan tendangan-tendangan dari dalam rahimnya. ``Kadang-kadang, sampai nggak bisa tidur,`` katanya, sambil tersenyum geli. Sampai suatu hari, belum lama ini, Lia tidak makan seharian. Keesokan harinya, tidak seperti biasa, Lia tidak merasakan gerakan-gerakan yang mirip tendangan itu. Karena cemas, ia segera konsultasi ke dokter. Setelah diperiksa, ternyata tidak apa-apa. Dokter cuma menyarankan, agar Lia makan. Malam harinya, Lia makan -- lagi-lagi -- dengan lauk ikan bakar. ``Rasanya lapar banget. Sampai habis 2 piring,`` ujarnya. Benarlah yang dikatakan dokter. Mungkin, si janin diam saja karena `ngambek`, gara-gara tidak diberi makan. Buktinya, keesokan harinya, ``Dia nendang-nendang lagi!`` gelak Lia, sambil mengelus perutnya.

Dalam urusan konsultasi dengan dokter kandungan, Adi dan Lia tidak mau main-main. Bahkan untuk urusan yang mungkin bagi orang lain dianggap sepele. Contohnya, bila Lia sakit flu. Untuk mengetahui obat yang tepat, Lia sampai merasa perlu bertanya ke dokter. Tindakan ini didukung Adi. ``Habis gimana, kami sama-sama belum tahu. Daripada salah, lebih baik tanya, kan?`` timpal Adi. Maka jangan heran bila dokter pun sampai bingung menyaksikan, betapa rajinnya Lia berkonsultasi. Dalam sebulan bisa 2 atau 3 kali. Selain ke dokter, ia juga menjaga kesehatan diri dan janinnya, dengan minum susu murni, kacang kedelai, dan makanan sehat lainnya. ``Mula-mula saya minum susu kaleng yang diiklankan untuk wanita hamil. Tapi sekarang sudah berhenti. Habis, setiap minum saya muntah terus,`` jelasnya.

Sebagai istri, Lia patut bersyukur mempunyai Adi, suami yang juga mempersipkan diri dalam menanti saat kelahiran itu. ``Lewat buku-buku, saya berusaha mengetahui lebih banyak. Baik yang menyangkut proses pertumbuhan janin, maupun mengenai perkembangan seorang anak,`` tutur Adi. Selain itu, Adi juga telah memikirkan model pendampingan bagi sang anak, yang dirasanya paling tepat. ``Dalam mendidik anak, saya ingin seperti orangtua saya. Tidak pernah berangan-angan agar kami menjadi ini atau itu. Soalnya, kalau dididik dengan cara seperti itu, barangkali saya tidak akan menjadi pemusik. Tapi, paling tidak saya ingin membentuk agar anak saya punya selera yang baik. Itu saja,`` tuturnya.

Semoga segalanya lancar. Oh ya, jangan bosan menemani Lia makan ikan bakar ya, Di? * hes


- (*hes)

 

   
Katon, Bisa Ditawar


Suara Pembaharuan - 1990-11-03
Kreatifitas dan daya inovatif seniman kadang tidak terjangkau oleh selera para penggemarnya. Hal ini tampaknya juga dialamai Katon Bagaskara. Dengan nuansa baru yang ditawarkan KLa Project dalam album Sintesa, inovasi Katon agaknya bertepuk sebelah tangan.
Dalam album tersebut, KLa Project memang banyak membawa warna musik baru. Dengan "gaya serius", Katon berkisah ihwal pandangannya itu. "Waktu di Sintesa penggemar kurang bisa terima KLa itu inovatif dari yang sudah ada. Mereka berharap KLa tetap romantis, seperti semula. Tidak usah terlalu tekno, atau house music," Ujarnya beberapa waktu lalu di Jakarta.

Setelah satu tahun berselang, kini KLa Project meluncurkan album terbarunya KLasik. Agaknya, Katon juga masih optimis album ini akan merangsang penjualan Sintesa. "Saya rasa kalau nanti album Klasik-nya naik, pasti orang akan cari album KLa yang sebelumnya seperti apa. Saya percaya, kalau album ini akan mendongkrak album yang lain," kata Katon yakin.

Katon tampaknya juga tidak "ngoyo" dengan konsep inovatifnya itu. "Kalau album ini berhasil (Klasik.red), kami akan pertahankan konssep dulu saja. Soalnya buat apa mencoba konsep musik baaru kalau penggemar belum mau terima," ujarnya mencoba kompromi.

Disisi lain, ia tidak kapok untuk sedikit mengikuti gaya musik baru meskipun tetap setia pada konsep terdahulu." Ada musik tekno di di album terbaru judulnya Bunga Tidur, loopnya cepat melodinya melankolis," Katon menjelaskan.

Menurutnya, delapan lagu dalam album Klasik termasuk lagu menjemput impian diperolehnya setelah karantina selama dua minggu di sebuah vila yang paling tinggi di kota Lembang. Syair dalam lagu itu mendapat ilham dari pengalaman seorang teman yang "curhat" tentang kisah cintanya.

"Liriknya menceritakan perjalanan seseorang yang ditengah perjalanan membayangkan akan menjemput kekasihnya untuk mendapatkan dia seumur hidup." katanya. (UW/W-9) - ()

 

   
tes


sss - 1990-12-31
ststs - (tes)

 

   
Lilo: Seputar Reformasi


Gatra - 1998-05-10
TIGA hari sebelum Kerusuhan 13-14 Mei meletus, Lilo, gitaris KLa Project,
bercerita pada wartawan Gatra Akmal Nasery Basral. "Gelombang reformasi kali
ini, menurut feeling gue, bakal berhasil." Ia lalu mengutip syair salah satu
lagu terbaru KLa yang waktu itu belum dirilis, berjudul Dekadensi: "Alam
meronta/Beruntun bencana/Kita bertanya apakah pertanda. "
Rabu pekan lalu, ketika album Sintesa -termasuk di dalamnya lagu
Dekadensi -resmi diedarkan Sony Music Indonesia dalam sebuah acara di Kafe
Lamborghini, Jakarta, seorang wartawan bertanya tentang visi para personel
KLa tentang reformasi. "Visi KLa itu ada pada Saujana," jawab Lilo,
lagi-lagi mengutip judul lagu mereka. Katon Bagaskara lalu menjelaskan arti
saujana, yang menurutnya diambil dari istilah sastra lama yang berarti
"sebuah pandangan jauh ke depan". Syairnya berbunyi: "Oh raga, masih jauh
perjalanan kita tempuh/Oh raga, masih lama penantian kita suluh."

Beredarnya Sintesa berbarengan dengan tahun ke-10 eksistensi KLa di lanskap
musik nasional. Power trio Katon-Lilo-Adi tersebut selalu mencetak multihits
dari setiap album mereka, sehingga akronim KLa sempat dipelesetkan menjadi
"Kumpulan Lagu-lagu Asyik". "Itu masih mending. Kadang-kadang ada yang
bilang, `KLa itu Katon Lalu Adi`. Lha, gue ada di mana?" tutur Lilo dengan
gayanya yang kocak. Nah, kepanjangan KLa itu mungkin yang perlu direformasi,
ya? - (Akmal Nasery)

 

   
Aliran Rock Dominasi Lagu Andalan Grup Musik KLa PROJECT


Antara - 1998-10-07
NASIONAL

Jakarta, 7/10 (ANTARA) - Aliran musik `rock` menjadi andalan bagi kelompok
musik KLa Project yang pada Oktober 1998 ini meluncurkan album terbarunya
"Sintesa".

"Memang harus diakui, lewat lagu andalannya `Sudi Turun Ke Bumi` KLa lebih
dominan memainkan unsur musik `rock`," kata Lilo salah seorang personil KLa,
di Jakarta, Rabu.

Sudi Turun Ke Bumi (STKB) adalah single pertama yang dijagokan untuk album
ini. Pada lagu ini Lilo mengaku, aliran "rock" yang mengalir memang lebih
dominan dibanding dengan musik "progresif" yang sering dibawakan KLa.

"Namun tidak benar jika kami dinilai sedang `ganti kulit`.

Sekalipun `rock` kami unggulkan, tapi bukan berarti `rock` adalah
segala-galanya di album ini. Karena konsep musik harmonisasi tetap kami
mainkan," kata Katon.

Dimotori Katon Bagaskara, Lilo, dan Adi, KLa mengaku, album "Sintesa" yang
digarapnya, merupakan album rekaman yang tercipta saat KLa mengadakan
"kumpul-kumpul" di Kaliurang, Yogyakarta.

Di Kaliurang itu, ketiganya bertukar ide untuk mempersiapkan semua yang
menyangkut hal teknis untuk album "Sintesa", termasuk menciptakan sembilan
lagu yang diselesaikan KLa dalam waktu dua minggu. Kesembilan lagu tersebut
kemudian dimatangkan lagi di Jakarta.

"Sintesa" yang menurut Katon memiliki arti penggabungan dari beberapa unsur,
dinilainya sangat cocok untuk menjadi nama di album barunya itu.

"Adapun yang digabungkan dalam album ini adalah unsur akustik dan
elektronika. Perpaduan dua unsur yang bertolak belakang ini akan menjadi
unsur baru, dan menjadi penyumbang warna musik yang dominan di album ini,"
kata Katon.

Meskipun demikian, KLa juga masih tetap mengandalkan konsep musik musik
harmonisasinya, seperti yang sering dilakukan KLa pada beberapa album
sebelumnya.

Sementara itu, ketika ditanya apakah ia juga memasukkan irama dangdut di
dalam album in, Katon menjelaskan, kelompoknya pernah mencoba memasukkan
unsur dangdut pada album terdahulunya.

"Untuk jenis dangdut, KLa pernah mencobanya, ketika kami menciptakan lagu
berjudul `Lagu Baru` pada tahun 1990. Atau ketika dulu kami pun sering
menggunakan fasilitas perangkat audio `synthesizer`," ungkap Katon.
(T.NKH-HL/20.30/C/DN05/21:58/RU2) 0710982353

NNNN

Waktu Modifikasi: Rabu, 7 Oktober 1998 23:56:47 +0700
Hak Cipta ? 1998 : LKBN ANTARA & RADNET

- ()

 

   
Katon: Kamus


Kabar-Kabari - 1999-02-01
Sepertinya seru juga seandainya semua pencipta lagu rajin buka-buka kamus
bahasa, seperti Katon Bagaskara. Bila diperhatikan disetiap pemunculan album
KLA Project atau album solo-nya, selalu ada beberapa kata baru yang nongol
disalah satu lirik lagunya. Contohnya saja kata terpuruk, ngelangut, malam
renjana dan yang terakhir adalah kata saujana yang artinya sama dengan visi.``Semua kata-kata itu saya dapat dari kamus bahasa, baik bahasa Indonesia,
bahasa Jawa Kawi bahkan Sansekerta. Ternyata bahasa kita amat kaya istilah
dan bagus-bagus, lho. Jadi, kenapa nggak saya pergunakan. Toh baik untuk
perkembangan bahasa kit``, ujarnya sedikit bijak. Sampai saat ini Katon lupa
sudah berapa banyak kata yang dipungut dari kamus bahasa, karena terlalu
sering buka-buka kamus.``Setiap ada waktu luang, pasti dech saya inget untuk
baca-baca kamu``, jawabnya.``Teman-teman di KLA sich oke-oke aja kalo ada
kata yang coco``, lanjutnya. Buat pendengar lagu-lagu KLA mungkin seru juga
untuk menambah pengetahuan tentang bahasa. Yah, hitung-hitung meringankan
beban ahli bahasa menjelaskan kata-kata baru ke masyarakat. - ()

 

   
Lilo: Banyak yang ingin tahu Saujana


Bintang - 1999-02-02
SETELAH, sukses mengagetkan penggemar dengan gelora musik bernuansa techno
yang dihadirkan lagu Sudi Turun Ke Bumi, KLa Project kembali tampil seperti
`sediakala` lewat lagu Saujana. Tak urung, judul lagu kedua dari album
terbaru, Sintesa, yang dibuat klip itu mengundang keingintahuan. ``Apa sih
arti kata saujana?`` tanya beberapa pemusik pada Lilo, Senin (25/1) lalu, di
Studio Ahmad.

Dengan antusias, Lilo menerangkan. ``Dalam lagu itu, saujana bisa diartikan
sebagai visi atau pandangan jauh ke depan. Memang banyak yang nanya arti
kata itu`` kata gitaris kelahiran Makassar 21 September 1964 bernama lengkap
Romulo Radjadin ini. Lebih tepat lagi, menurut kamus, saujana (atau yojana -
red .) berarti sejauh mata memandang. ``Lagu itu gue yang membuat. Semula,
gue pula yang rencananya akan nyanyi. Tapi karena Katon ingin nyanyi lagu
itu, gue oke saja.``

Lilo tak memungkiri bila bagi sementara pendengar lagu itu mengingatkan pada
gaya aransemen kelompok musik art rock tahun `70-an asal Belanda, Kayak.
``Yoi cing, sejak masih di SMA, gue sama Adi memang suka sama grup-grup art
rock Eropa. Wajar dong kalau dapat pengaruh,`` aku ayah Michael Aaron (3) dan
suami Dewi Isnaeni ini.

Ngobrol bersama Lilo amat mengasyikkan. Pandangannya, seperti tema lagu
Saujana, terbilang luas. Topik apa pun yang dilontarkan, tak terbatas soal
musik, akan diladeni Lilo dengan lugas. Asyiknya lagi, Lilo tipe seniman
yang enak diajak nongkrong di mana saja. Maka, acara ngobrol dilanjutkan di
lesehan Blok M, sampai jam tiga dini hari. Demi saujana, sesekali tak
apalah. * hes - (*hes)

 

   
Tak Mau Berpolitik, KLa Project Pilih Netral


Surabaya Post - 1999-02-25
Kelompok musik dari Bandung KLa Project dengan tiga personel di dalamnya: Adi, Lilo, Katon, tidak tertarik untuk menerjunkan diri dalam politik. Meskipun ada musisi dan seniman lain akhir-akhir ini terjun ke partai-partai politik yang sedang marak di Tanah Air, mereka tetap memilih bermusik saja.
"Sesungguhnya bukan hal baru kalau ada artis terjun ke partai politik. Dulu sebelum banyak partai seperti sekarang, sudah banyak artis yang terang-terangan terlibat di dalam Golkar, PDI, ataupun PPP. Di antara mereka, ada yang dari PPP pindah ke Golkar," ujar Adi KLa menjawab pertanyaan Surabaya Post dalam jumpa pers di Hard Rock Cafe Jakarta, Rabu (24/2) sore.
Sekarang, dengan banyaknya partai politik, maka pilihan para artis untuk bergabung atau terjun ke dalam partai politik, semakin terbuka lebar. Namun, tambahnya, KLa Project tetap tidak tertarik untuk melibatkan diri. "Kami lebih suka netral saja," tambah Lilo yang diamini Katon Bagaskara.
Mengapa memilih netral? Dalam pandangan mereka, seorang musisi kewajiban utamanya adalah berkarya, untuk kemudian dipertanggungjawabkan kepada masyarakat (penggemarnya). Untuk mengerjakan hal ini saja, sudah cukup berat. Apalagi berkarya dalam situasi krisis seperti sekarang ini.
Bahwa kemudian ada artis, grup, musisi, ataupun seniman yang kemudian terjun ke partai politik, lalu karya-karyanya cenderung membela ideologi politiknya, itu hak mereka, sah-sah saja. Apakah penggemarnya bisa menerima atau tidak, itu merupakan konsekwensi yang mesti ditanggung oleh yang bersangkutan. Ibaratnya, merupakan ongkos yang mesti dibayar.
Sambil bercanda mereka bilang, "Dulu dengan tiga partai saja sudah puyeng milihnya. Apalagi sekarang, ada PAN, PKB, Bulan Bintang, tambah pusing," katanya.
Dani dan Izur dari Project P menimpali, bahwa kelompok mereka, sama seperti KLa Project tidak mau menerjunkan diri ke dalam politik.
Meskipun sampai hari ini, belum pernah ada satu organisasi politik pun yang mencoba "memaksa". Namun, tambah Dani, kalau di antara personel Project P kelak ada yang berpolitik itu hak pribadi yang mesti dihormati. Tapi, sampai sekarang pun, belum ada anggota Project P yang berniat terjun ke politik.
Terlepas hubungannya dengan masalah politik tersebut, kelompok KLa Project mendapat kehormatan Hard Rock Cafe (HRC) Jakarta, untuk membuka acara I Like Monday, Senin (1/3) mendatang, didampingi Dhany dan Izur sebagai pembawa acara, menggantikan Indra Safera.
Yoris, mewakili manajemen HRC menjelaskan, acara ini kembali hadir setelah absen 4 bulan. Pada tahun ke-5 ini, konsep ILM tidak akan mengalami perubahan yang mendasar. Sebab pada hakekatnya, ajang ini untuk mengangkat musisi dan penyanyi dalam negeri. Apalagi dalam kondisi seperti sekarang ini, para musisi dan penyanyi membutuhkan tempat untuk manggung, agar eksistensinya tetap diakui masyarakat.
Selama 4 tahun ILM berjalan, tambahnya, sejumlah nama beken seniman musik sudah tampil di ajang ini. Mulai dari Guruh Soekarnoputra, Chrisye, grup Krakatau, Iwan Fals, hingga Reza tampil di sana dengan sambutan hangat dari para penggemarnya masing-masing.
"Kalau di luar negeri Senin jadi hari mati, maka di Jakarta, Senin malah jadi hari yang menyenangkan," kata Yoris. (yus)
- (*yus)

 

   
Press Release Album KLaSIK


- 1999-10-07
Di bulan September 1999 ini, KLa Project merilis album terbarunya bertitel KLaSIK. Menilik judul albumnya, jangan salah mengira jika album ini berisi kumpulan lagu2 hit kLa dari album sebelumnya, karena album ini mengetengahkan karya2 terbaru KLa Project di tahun ini.

Mengapa KLaSIK menjadi pilihan judul?
Dengan membawahi citra musik yang khas, KLa telah menjadi icon di blantika musik Indonesia selama bertahun-tahun. Karakter musik mereka yang berbeda dimana harmonisasi bangun melodi dirangkai secara pas dengan pilihan lirik puitis dan romantis, bukan sekedar trade mark bagi Katon Bagaskara (lead vocal), Lilo (guitar), dan Adi Adrian (keyboard), tetapi memang sudah mendarah daging bagi para KLaNIS (Penggemar musik KLa). Kondisi inilah yang menjadi pegangan KLa dalam membangun konsep musik bagi album terbarunya ini. Jadi dapat dikatakan bahwa KLaSIK bisa dipanjangkan menjadi KLa-back to basic, yang berarti kembalinya KLa ke formula dasar musiknya semula, yaitu pop yang berisi sound, beat, melodi yang segar dan romantis plus lirik yang puitis melankolis.

Back to basic-nya KLa ini bukan berarti mereka tidak inovatif dalam berkarya. Justru kini KLa tertantang untuk berkreasi lebih, mampu menciptakan ide-ide baru dan segar tanpa lepas dari konsep tersebut. Tak heran untuk memaksimalkan usaha tersebut mereka perlu menyepi di daerah Lembang selama dua minggu untuk menggarap albumnya dan setelah itu dimatangkan lagi di Jakarta. Total penggarapan album KLaSIK yang dimulai pada bulan November 1998 ini memakan waktu enam bulan.

Dan kini hasilnya dapat dinikmati di album KLaSIK. Secara keseluruhan delapan lagu di album ini diolah dengan melodi2 yang ringan/easy listening dengan lirik yang meskipun puitis tetapi masih mudah dicerna. Sebagai single pertama, KLa menjagokan lagu berjudul MENJEMPUT IMPIAN, sebuah nomor manis nan romantis dengan warna musik KLa yang khas. Lagu ini menceritakan tentang kembalinya seseorang ke pangkuan kekasihnya dengan membawa sejuta harapan setelah menempuh perjalanan panjang. Sementara petikan gitar akustik yang ritmis dimunculkan dalm lagu berjudul PRAHARA dan TAMBAH USIA. Pada lagu TAMBAH USIA tersebut, KLa berkreasi dengan memberikan aksentuasi warna musik irish melaui gesekan biola dari musisi tamu Hendri Lamiri.

Selain mengeksplorasi musik dalam kerangka melodi romantis, KLa juga menyuguhkan beat2 musik yang inovatif pada lagu berjudul BUNGA TIDUR dan TINGGAL SEHARI, dimana mereka memasukkan elemen musik techno yang progresif tetapi tetap dengan muatan emosional yang kental. Eksplorasi musik KLa tak kalah menariknya pada nomor PRASANGKA, saat vokal Katon dan Lilo, serta penyanyi tamu, Shakila, berpadu dalam alunan rhythm jazz yang ringan. Adapun pada lagu berjudul KIDUNG MESRA, KLa tampil dengan aransemen musik bertempo ringan dimana liriknya menceritakan tentang ungkapan cinta kepada kekasih melalui lagu mesra ciptaannya.

Seperti di album2 sebelumnya, di album ini KLa Project juga bekolaborasi dengan sejumlah musisi, diantaranya : Pongky untuk programmer pada lagu PRASANGKA, violist Hendri Lamiri, pembetot bass GIGI, Thomas Ramadhan dalam lagu TINGGAL SEHARI, Shakila yang menyumbangkan suara pada lagu PRASANGKA, hingga penyanyi Sisca sebagai backing vocal dalam TAMBAH USIA.

Sebagai karya seni yang utuh, maka KLa membungkus karya musinya tersebut dalam sampul album yang didesain dengan gaya klasik yang indah. Sulur dedaunan serta bentuk ukiran yang dilatar belakangi warna biru cerah, seakan melambangkan perpaduan classic art dengan pop art. Tanpa bermaksud mengecewakan para KLaNIS yang telah dengan setia mengikuti perkembangan musik KLa, pada sampul ini KLa hanya menampilkan satu lirik lagu, yaitu MENJEMPUT IMPIAN. Adapun lirik2 lagu lainnya, para KLaNIS dapat membuka website www.klaproject.com Hal ini tentu saja sebagai salah satu tujuan menjalin keakraban antara KLa dengan KLaNIS.

Akhirnya, seiring dengan terilisnya album ini, terkandung harapan semoga KLaSIK menjadi jawaban kerinduan akan warna khas musik KLa yang telah lama dicintai dan diyakini para penikmat musik KLa Project.

SONY MUSIC ENTERTAINMENT - (Sony Music Entertainment Indon)

 

   
Jawaban Pertanyaan untuk KLanis


- 1999-11-03
Hallo KLanis di seluruh dunia...apa kabarnya???
Terimakasih banyak atas semua tanggapan dan saran untuk website kita. Kali ini KLa mau coba menjawab pertanyaan yang sering diajukan supaya KLanis bisa dapat kejelasan akan hal tersebut.
Tanya:
Kenapa lagu2 KLa sepertinya bertema cinta melulu dan kesannya tidak peduli dengan keadaan bangsa ini ?
Jawab:
Selamat ya.... Anda berarti telah menjadi KLanis sejati. Karena sepikiran dan seide dengan KLa dalam berkarya. Coba deh ikuti kilas balik album-album KLa Project. Selain lagu-lagu cinta yang sebenarnya juga menjadi kebanggaan KLa, karena selalu dipersembahkan dalam harmoni yang indah dan berseni, KLa juga menyadari pula keberadaannya di tengah kondisi sosial bangsa ini.

Di album kedua (KEDUA)th 1991...ada lagu SI MUDA PEMBARUAN yang isinya sangat cocok dengan keadaan sekarang dan menjadi salah satu obsesi KLa. (REFORMASI!!!!) (simak syair ini: ditengah galau pendapat konservatif opini, kita siap merubah bumi ini….) Itu sembilan tahun yang lalu lho…..

terus di album ketiga (PASIR PUTIH) th 1993...ada lagu PASIR PUTIH yang concern terhadap pelestarian alam kita yang selama ini terlupakan, juga ada lagu HEY yang berisi tentang ajakan untuk kaum muda agar memiliki dedikasi dan spirit untuk bekerja dengan sungguh-sungguh.

Di album keempat (UNGU) th 1994.... ada lagu HIDUP SEPUTARKU yg berisi tentang keprihatinan KLa terhadap penindasan dan kesewenangan yang terjadi di negri ini. Si lemah selalu terhempas.

Di album kelima (V) th 1996... malah hampir separuh album bertemakan hal-hal di luar cinta. yaitu...SARAPAN PAGI...tentang pemberitaan di koran yang harus selalu kita ikuti dan menyuluh generasi baru untuk berperan di negeri ini. Lalu lagu HINGGA MEMUTIH TULANG...berisi tentang ajakan untuk peduli dengan kaum tersisih korban sistem perekonomian kita yang kurang merata. Juga menyemangati nasionalisme yang positif. Lalu lagu LAGU UNTUKNYA...lagu yang khusus diperuntukkan bagi anak jalanan, orang cacat, pengemis, dll di lampu merah yang selalu ada tapi terluputkan oleh kita.

Di album SINTESA ada lagu-lagu seperti.....SAUJANA yang mengajak generasi muda untuk selalu optimis walaupun bangsa ini sedang terpuruk....melihat jauh (visi/saujana) ke cita-cita Indonesia Baru dan kuat menghadapi segala macam rintangan dalam menuju kesana. Lalu lagu...DEKADENSI yang memantau kemerosotan moral manusia Indonesia/dunia yang terus terjadi dan kita harus segera memperbaikinya. Juga lagu DUNIA BARU...tentang harapan di tengah kesedihan atas keadaan saat ini. Dimana seharusnya kita bermimpi dan berencana untuk kehidupan yang lebih baik bagi anak-anak kita yang merupakan penerus bangsa.

Di album KLASIK ada lagu....TAMBAH USIA berisi tentang seiring seseorang bertambah usianya...dia patut bersyukur dan semakin bertumbuh dewasa dalam segala aspek. Lalu ada lagu TINGGAL SEHARI...yang mengajak kita berintrospeksi diri akan apa saja yang telah dan bakal kita lakukan selama hidup ini.

Silakan mencari dan menikmati lagu-lagu tersebut. Lain waktu disambung lagi jawaban atas pertanyaaan berikutnya.

Salam KLaSIK,
KLa Project
- (KLa Project)

 

   


 
   
   
   

 

 

Info Tour
NEW CHAPTER PARTY 'n CONCERT
Grand Manhattan, Hotel Borobudur, Jakarta - 14 Juli 2004
detail
Festival Vocal Group Nusantara
Ballroom Sahid Hotel, Pekanbaru - Riau - 09 Juli 2004
detail
KLa Show
Sasono Adi Budoyo - Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta - 05 Maret 2004
detail
  

Liputan Konser



Curhat
I MISS U, NDUTH! - ..We both were (are) KLanis. We first met at one of KLa Project's shows :)
oleh:
Perempuan
baca
MENDEWASAKAN CINTA - ..tiba-tiba bathin saya menangis, dan airmata saya berlinang..
oleh:
Sania
baca
SEBUAH RAHASIA.. - ..Aku bilang kalo aku sayang ama dia sebagai sahabat, tapi belum cinta..
oleh:
amarta
baca
   


 

 

 

       
    Untitled Document Copyright © 1999-2008, KLa Project - Indonesia
Website Credits

this website maintained by irajimmy.com

.